ELITE, Ajang Kompetisi Siswa SMA/SMK dalam Line Follower dan Multimedia Pembelajaran

ELITE, Ajang Kompetisi Siswa SMA/SMK dalam Line Follower dan Multimedia Pembelajaran

 

             Elite (Electronics and Informatics) Competition merupakan serangkaian kegiatan Lomba tingkat SMA/SMK se-jawa di bidang Robotika dan Media Pembelajaran yang dilaksanakan pertama kali oleh HIMANIKA. Elite dilaksanakan pada hari Minggu (19/5) di KPLT FT UNY. Dalam rangkaian Elite Competition ada dua macam perlombaan yaitu Line Follower Contest (LFC) dan Learning Media Competition (LMC) dengan tema "Technology Innovation For Better Education". Tujuan diadakannya Elite Competition yaitu untuk memperkenalkan UNY ke siswa SMA-SMK dan memperkenalkan Jurusan Teknik Elektronika dan Prodi-Prodi yang ada di dalamnya”, ungkap Ibrahim Surya Perkasa (PTI E 2012), Ketua Elite Competition 2013.

             Line Follower Contest ialah lomba robot line follower (penjajak garis) bagi siswa SMA-SMK sederajat tingkat se-Jawa dan Bali. Line Follower Contest diikuti oleh 44 tim, 15 tim diantaranya yaitu SMK Muda Patria, SMK N 3 Wonosari, SMA N 5 Yogyakarta, SMK N 2 Depok, SMK N 3 Yogyakarta, SMA N 1 Purworejo, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 2 Klaten, SMK Muh 1 Bantul, SMK N 1 Gedangsari, SMK Pelita Buana Sewon, MA Mualimin Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta, SMA 1 Gresik. Pertandingan Line Follower Contest terbagi menjadi 4 babak, yaitu babak penyisihan, babak 24 besar, babak 8 besar, dan babak Final. Tim Panzer dan Ichibot merupakan tim yang mendominasi dalam Line Follower Contest 2013 ini. Hal ini dapat dilihat dari jumlah tim yang memiliki nama sejenis dan konsistensi mereka dalam bertanding hingga ke babak final. Line Follower Contest dijuarai oleh tim Panzer 007 dari SMK N 3 Yogyakarta (Juara 1), tim Panzer 008 dari SMK N 3 Yogyakarta (Juara 2), tim Ichibot XEL HD dari SMK N 2 Depok (Juara 3), tim Ichibot CX dari SMK N 2 Depok (Juara Best Innovation). Motivasi untuk mengikuti LFC beragam, salah satunya yaitu Trophy dan hadiah. “Pengen mendapatkan Trophy Bergilir Gubernur DIY”, ungkap Edwin (Ketua Tim Panzer 007)

             Sementara untuk Learning Media Competition yaitu lomba pembuatan media pembelajaran bagi siswa SMA/SMK sederajat tingkat DIY dan sekitarnya. LMC diikuti oleh 15 tim yang kemudian diseleksi menjadi 10 tim yang berasal dari SMK N 3 Yogyakarta (2 tim) , SMK Muh 1 Bambang Lipura (1 tim) , SMK N 2 Yogyakarta (2 tim) , SMK N 1 Wonosari (3 tim), SMK N 2 Pengasih (1 tim) dan SMK Muhammadiyah Prambanan(1 tim). Sepuluh tim yang lolos babak seleksi wajib mempresentasikan karya mereka dihadapan para juri, penilaian juri berdasarkan karya dan presentasi dari finalis.

             Tim Invade Team dari SMK N 3 Yogyakarta berhasil merebut Juara pertama, disusul oleh tim MM1 dari SMK N 1 Wonosari dan tim Multimedia 2 dari SMK N 2 Yogyakarta. Wisnu Prawijaya dan Dwi Cahyono dari Invade Team mengungkapkan bahwa Learning Media Competition merupakan pengalaman berharga karena ini merupakan lomba pertamanya, namun pencapaiannya luar biasa, yaitu menjadi Juara 1.

            Banyak harapan dari peserta untuk Elite tahun depan dilaksanakan lagi dengan lebih meriah, lebih banyak tim yang bertanding, dan lebih banyak bidang lomba yang dipertandingkan.(nda&adn)