Artikel

Technical Meeting OSPEK Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika

            Tahun ajaran baru segera dimulai untuk mahasiswa UNY  angkatan 2013. Agenda awal bagi mahasiswa baru, yaitu OSPEK akan dilangsungkan tanggal 19-23 Agustus 2013. Serangkaian OSPEK yang harus dijalani Mahasiswa Baru PTE yaitu OSPEK Universitas pada hari pertama dan kedua, OSPEK Fakultas pada hari ketiga dan ditutup dengan OSPEK jurusan pada hari terakhir, yaitu pada tanggal 22 Agustus 2013. Sebelum kegiatan ospek jurusan berlangsung diadakan Technical Meeting(TM) yang telah dilangsungkan pada 17 Agustus 2013 yang dilaksanakan di depan halaman LPTK sayap barat.

            Acara TM ini dibuka dengan upacara pembukaan, dilanjutkan kepemanduan, dan diakhiri dengan upacara penutupan serta penandatanganan tata tertib. “ TM ini bertujuan sebagai fasilitas pembekalan Ospek bagi mahasiswa baru, “ kata Ahmad Muzaki Salman Alfaris. Berbagai hal yang disampaikan dalam TM ini antara lain seperti penugasan, yel-yel, serta penyampaian tata tertib dan kontrak belajar yang harus dilaksanakan oleh semua komponen.

            Beberapa mahasiswa baru  berpendapat bahwa penugasan dalam ospek jurusan ini terlalu banyak serta acara TM yang berlangsung terlalu lama. Namun dari panitia mengungkapkan bahwa setiap penugasan memiliki tujuan dan maksud tertentu, antara lain untuk meningkatkan kekompakan tim dan tanggungjawab. Waktu sempat molor dikarenakan ada antrian di masjid saat istirahat Shalat Ashar. 

            Harapan dari kegiatan Technical Meeting ini ialah semua materi dalam kepemanduan dapat tersampaikan dengan baik dan mahasiswa baru dapat mengerti dan mempersiapkan diri untuk menjalani ospek.

ELITE, Ajang Kompetisi Siswa SMA/SMK dalam Line Follower dan Multimedia Pembelajaran

ELITE, Ajang Kompetisi Siswa SMA/SMK dalam Line Follower dan Multimedia Pembelajaran

 

             Elite (Electronics and Informatics) Competition merupakan serangkaian kegiatan Lomba tingkat SMA/SMK se-jawa di bidang Robotika dan Media Pembelajaran yang dilaksanakan pertama kali oleh HIMANIKA. Elite dilaksanakan pada hari Minggu (19/5) di KPLT FT UNY. Dalam rangkaian Elite Competition ada dua macam perlombaan yaitu Line Follower Contest (LFC) dan Learning Media Competition (LMC) dengan tema "Technology Innovation For Better Education". Tujuan diadakannya Elite Competition yaitu untuk memperkenalkan UNY ke siswa SMA-SMK dan memperkenalkan Jurusan Teknik Elektronika dan Prodi-Prodi yang ada di dalamnya”, ungkap Ibrahim Surya Perkasa (PTI E 2012), Ketua Elite Competition 2013.

             Line Follower Contest ialah lomba robot line follower (penjajak garis) bagi siswa SMA-SMK sederajat tingkat se-Jawa dan Bali. Line Follower Contest diikuti oleh 44 tim, 15 tim diantaranya yaitu SMK Muda Patria, SMK N 3 Wonosari, SMA N 5 Yogyakarta, SMK N 2 Depok, SMK N 3 Yogyakarta, SMA N 1 Purworejo, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 2 Klaten, SMK Muh 1 Bantul, SMK N 1 Gedangsari, SMK Pelita Buana Sewon, MA Mualimin Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta, SMA 1 Gresik. Pertandingan Line Follower Contest terbagi menjadi 4 babak, yaitu babak penyisihan, babak 24 besar, babak 8 besar, dan babak Final. Tim Panzer dan Ichibot merupakan tim yang mendominasi dalam Line Follower Contest 2013 ini. Hal ini dapat dilihat dari jumlah tim yang memiliki nama sejenis dan konsistensi mereka dalam bertanding hingga ke babak final. Line Follower Contest dijuarai oleh tim Panzer 007 dari SMK N 3 Yogyakarta (Juara 1), tim Panzer 008 dari SMK N 3 Yogyakarta (Juara 2), tim Ichibot XEL HD dari SMK N 2 Depok (Juara 3), tim Ichibot CX dari SMK N 2 Depok (Juara Best Innovation). Motivasi untuk mengikuti LFC beragam, salah satunya yaitu Trophy dan hadiah. “Pengen mendapatkan Trophy Bergilir Gubernur DIY”, ungkap Edwin (Ketua Tim Panzer 007)

             Sementara untuk Learning Media Competition yaitu lomba pembuatan media pembelajaran bagi siswa SMA/SMK sederajat tingkat DIY dan sekitarnya. LMC diikuti oleh 15 tim yang kemudian diseleksi menjadi 10 tim yang berasal dari SMK N 3 Yogyakarta (2 tim) , SMK Muh 1 Bambang Lipura (1 tim) , SMK N 2 Yogyakarta (2 tim) , SMK N 1 Wonosari (3 tim), SMK N 2 Pengasih (1 tim) dan SMK Muhammadiyah Prambanan(1 tim). Sepuluh tim yang lolos babak seleksi wajib mempresentasikan karya mereka dihadapan para juri, penilaian juri berdasarkan karya dan presentasi dari finalis.

             Tim Invade Team dari SMK N 3 Yogyakarta berhasil merebut Juara pertama, disusul oleh tim MM1 dari SMK N 1 Wonosari dan tim Multimedia 2 dari SMK N 2 Yogyakarta. Wisnu Prawijaya dan Dwi Cahyono dari Invade Team mengungkapkan bahwa Learning Media Competition merupakan pengalaman berharga karena ini merupakan lomba pertamanya, namun pencapaiannya luar biasa, yaitu menjadi Juara 1.

            Banyak harapan dari peserta untuk Elite tahun depan dilaksanakan lagi dengan lebih meriah, lebih banyak tim yang bertanding, dan lebih banyak bidang lomba yang dipertandingkan.(nda&adn)

“The Talking Shoe” An experiment in connected objects

“The Talking Shoe”
An experiment in connected objects

Google kembali berinovasi dalam menciptakan perangkat seluler yang terhubung pada peralatan yang digunakan sehari-hari. Setelah memperkenalkan kacamata futuristik Google Glass, kini proyek baru google memperkenalkan konsep sepatu futuristik degan nama “The Talking Shoe” yang dapat secara langsung melaporkan aktivitas pengguna dan memberikan umpan balik secara langsung ke perangkat smartphone android sehingga dapat berkomunikasi secara digital, dari artcopycode.com

“The Talking Shoe” didemonstrasikan pada festival South by South West 2013 (SXSW Interactive) di Austin, Texas AS, merupakan bagian proyek dari Art,Copy & Code oleh Zach Lieberman & YesYesNo.

Sepatu unik  “The Talking Shoe”  mampu mendeteksi aktivitas penggunanya, serta mampu menanggapi perkataan. Tak hanya itu, sepatu ini dibekali fitur seperti speaker, sensor, serta gyroscope dan accelerometer, demikian yang dilansir DailyMail , (11/3).

Untuk sistemnya, Sepatu “The Talking Shoe”  terhubung dengan ponsel pintar Android melalui koneksi Bluetooth dan menggunakan akselerometer dan giroskop untuk menerjemahkan pergerakan kaki menjadi umpan balik seperti komentar yang menggelikan/lucu, kecepatan pengguna, dan memotivasi pengguna.

Umpan balik yang  timbul nantinya akan secara otomatis terdengar melalui speaker di sepatu tersebut atau umpan balik akan ditampilkan di web khususnya pada jejaring sosial Google+. Namun sayangnya, saat ini google belum berencana untuk tahap pemasaran.

Tags: